Legenda Pangeran Legowo dan Dewi Arumsari: Asal-Usul Pesantren Buntet yang Mistis
Legenda Pangeran Legowo dan Dewi Arumsari: Asal-Usul Pesantren Buntet yang
Mistis
Kontributor
Sumarta
(Akang Marta)
Pesantren Buntet, salah satu pesantren tertua dan terbesar di Cirebon,
menyimpan segudang kisah dan misteri. Salah satu legenda yang paling populer
terkait dengan asal-usul pesantren ini adalah cerita tentang Pangeran Legowo
dan Dewi Arumsari.
Pangeran Legowo, seorang pangeran dari Kerajaan
Galuh, dan Dewi Arumsari, sang putri, tengah menikmati masa-masa indah dalam
pernikahan mereka dengan melakukan perjalanan ke Linggar Jati. Namun,
kebahagiaan mereka terusik oleh kehadiran sosok jahat bernama Buto Ijo, seorang
gembong perampok yang terkenal kekejamannya.
Pertemuan yang tidak terduga antara Pangeran Legowo dan Buto Ijo pun tak
terelakkan. Perkelahian sengit pun terjadi di sebuah hutan yang konon kini
menjadi lokasi Pesantren Buntet. Setelah melalui pertempuran yang panjang,
Pangeran Legowo berhasil mengalahkan Buto Ijo. Namun, peristiwa tragis ini
membuat keduanya kehilangan arah dan terpisah dari rombongan pengawal mereka.
Dalam keadaan yang terpuruk dan bingung, Pangeran Legowo dan Dewi Arumsari
akhirnya menemukan sebuah tempat yang tenang dan damai. Tempat inilah yang
kemudian menjadi lokasi berdirinya Pesantren Buntet. Konon, tempat tersebut
dipilih oleh Mbah Kuwu, seorang ulama besar, sebagai lokasi untuk mendirikan
padepokan.
Kisah Pangeran Legowo dan Dewi Arumsari ini menjadi salah satu legenda yang
paling populer di kalangan masyarakat sekitar. Legenda ini tidak hanya
memberikan warna tersendiri bagi sejarah Pesantren Buntet, tetapi juga menjadi
inspirasi bagi banyak orang. Kisah cinta, perjuangan, dan kemenangan kebaikan
atas kejahatan yang terkandung dalam legenda ini menjadi simbol dari
nilai-nilai luhur yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Pesantren
Buntet.