Sinergi TNI dan Pemprov Jabar: Membangun Ketahanan Nasional Melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
Sinergi TNI dan Pemprov Jabar: Membangun Ketahanan Nasional Melalui
Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
![]() |
Gubernur Jawa Bart Terpilih Kang Dedi Mulyadi
Kdm Bahagia Menyampaikan Gagasan Di Depan KASAD
Sumber: @LEMBURPAKUANCHANNEL |
INDRAMAYUTRADISI.COM-
Dalam acara penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat
(Pemprov Jabar) dan Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), terungkap
komitmen kuat untuk membangun ketahanan nasional melalui pemberdayaan
masyarakat dan pengelolaan sumber daya alam. Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
(Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi Revita menegaskan bahwa konsep pertahanan
rakyat semesta tetap relevan di era modern.
"Jadi bagaimana kita, jadi senior-senior
kita itu sudah luar biasa sejak dulu. Bagaimana mungkin bisa mempertahankan
Indonesia, negara kepulauan seluas ini, kalau negara-negara yang di Eropa
tinggal bangun dinding aja masih sudah jadi perbatasan? Kalau Indonesia dari
sejak dulu, hebat senior kita sudah berpikiran bahwa kita konsep yang paling
tepat adalah perlawanan rakyat semesta," ujarnya.
Ia menekankan bahwa penanaman jiwa nasionalisme
kepada masyarakat adalah kunci utama dalam membangun ketahanan nasional. Namun,
ia menyadari bahwa tantangan zaman semakin kompleks, sehingga perlu pendekatan
yang lebih komprehensif.
"Perkembangan zaman, masyarakat itu semakin
susah, alam semakin sulit. Saya dulu mencoba bekerja di masyarakat itu, maaf
sekali lagi bukan saya menjelek-jelekkan ya, demikian projeknya. Jadi kebetulan
kami banyak projek air, sambutan pertama dari perwakilan masyarakat bertanya ke
mana pemerintah, kok tentara yang mengerjakan?" ungkapnya.
Dari pengalaman tersebut, ia menyadari
pentingnya kehadiran negara di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia
menginisiasi program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,
seperti penyediaan air bersih dan sanitasi.
"Masyarakat ini kalau diajak nasionalis,
tinggal hadir saja seperti itu, bahwa mereka bisa meningkat hidupnya, bisa
lebih baik, sehingga dia rasa negara itu ada. Ya kalau yang disampaikan seperti
ini ke Kang Masyarakat, terasa sudah hadir, diberesin hadir, betul jiwa
nasionalnya ada, jiwa ingin membela daerahnya pasti akan muncul dengan
sendirinya, apalagi kalau sudah ekonominya meningkat," jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa program penyediaan air
bersih yang diinisiasinya telah mencapai lebih dari 3.700 titik, tanpa anggaran
yang tersupport langsung. Ia juga berhasil menginisiasi pembukaan lahan
pertanian seluas ribuan hektar melalui kerja sama dengan PTPN dan BUMN lainnya.
"Kita berupaya setelah punya ide begitu,
eh minimal program air kami terus harus berjalan, Pak, sampai dengan sekarang
kita bisa 3.600 lebih, 3.700 kalau enggak salah progresnya itu tanpa anggaran
yang tersupport langsung. Jadi cari teman kanan kiri, ada CSR kanan kiri, bisa
juga bikin ribuan ya, bukan ada programnya ini ada uang bikin air, kalau itu
sih akeh buat tentara," ungkapnya.
Ia meyakini bahwa dengan kerja sama yang solid
antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Indonesia akan menjadi negara
yang sangat kuat. Ia juga menekankan pentingnya pembaruan data kemiskinan dan
pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
"Jadi saya meyakini bahwa nanti kalau kita
bisa ini bersama dengan masyarakat, kita bangun ekonomi mereka, ya kita bisa
rawat hutan-hutan kita, air-air kita, kita pasti akan negara yang sangat kuat,
kita pasti akan sangat kuat ya. Sebetulnya kalau kita kompak, saya yakin sekali
bisa ya, saya meyakini saya bisa, kita bisa, kami bisa mengeksekusi ada yang
punya support ya, yang saya bilang tadi hanya menyambungkan puzzle-puzzle saja,
kita sudah mampu membuat ribuan hektar ee kebun, sudah 54.000 hektar sawah yang
nanti Mas ada hujan airnya mengalir terus," jelasnya.
Ia berharap bahwa kerja sama antara TNI dan
Pemprov Jabar ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun
ketahanan nasional. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam
mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Editor
Sumarta