Tanggul Bekasi Rawan Jebol, Warga Desak Pemerintah Tambah Upaya Penanganan Banjir
Tanggul
Bekasi Rawan Jebol, Warga Desak Pemerintah Tambah Upaya Penanganan Banjir
![]() |
Sidak Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi terkait
Alat Berat Belum Turun Di Babelan | Kdm Tegur Emak-Emak Yang Teriak Minta THR.
Baca Juga
- Analisis Mendalam: Percepatan Pengangkatan ASN dan Implikasinya Terhadap Keuangan Negara
- Normalisasi Saluran Air Mekar Pisangan: Antara Solusi Banjir dan Tantangan di Lapangan
- Saluran Air Beralih Fungsi Jadi Jalan: Biang Keladi Banjir di Mekar Pisangan
- Pelebaran Jalan dan Normalisasi Sungai: Solusi Komprehensif Atasi Banjir di Mekar Pisangan
- Temuan Makam Bupati Pertama Bekasi dan Tantangan Normalisasi Sungai di Mekar Pisangan
Sumber: Kang Dedy Mulyadi Channel |
Indramayutardisi.com- Warga di sekitar tanggul
Bekasi mengeluhkan kondisi tanggul yang rawan jebol dan mendesak pemerintah
untuk segera mengambil tindakan pencegahan banjir. Hal ini terungkap dalam
kunjungan seorang pejabat ke lokasi tanggul yang berpotensi menyebabkan banjir
di wilayah tersebut.
Dalam
kunjungan tersebut, warga menunjukkan beberapa titik tanggul yang jebol dan
mengkhawatirkan. Mereka juga mempertanyakan keberadaan alat berat (ekskavator)
yang sebelumnya ada di lokasi untuk pengerukan, namun kini tidak terlihat.
"Kemarin
saya kan pernah berkunjung ke sini, tapi ke pinggir kali kan. Iya kali. Iya
sana Pak kali kan wilayah 19 nih. Nah kemarin wilayah 20 bapak yang oh
Perumahan Bapet. Oh yang di wilayah 20 Jalan iya oh iya ya kemarin saya ke
wilayah 20," ujar seorang warga.
Warga
juga mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait lambatnya penanganan tanggul,
padahal anggaran sudah dialokasikan. "Saya yang enggak ada proyeknya aja bisa
ngerahin mesin sampai tujuh, betul? Enggak ada duitnya loh, belum ada
alokasinya. Ini yang sudah ada anggarannya," keluh seorang warga.
Pejabat
yang hadir berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga dan berkoordinasi dengan
pihak terkait untuk mempercepat penanganan tanggul. "Nanti ditanggul Pak,
nanti ditanggul. Karena kali limpas Pak sini Pak kalau ini," ujarnya.
Ia juga
menjelaskan bahwa alat berat akan kembali dikerahkan setelah rapat koordinasi
dengan Menteri terkait pada hari Senin. "Nanti dilanjut Pak setelah rapat
hari Senin Pak dengan Pak Menteri Pak, kan itu proyek Pak proyek,"
jelasnya.
Warga
berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mencegah banjir yang
lebih parah, terutama menjelang musim hujan. Mereka meminta agar tanggul segera
diperbaiki dan pengerukan sungai dilanjutkan untuk memperlancar aliran air.