Tanggul Bekasi Rawan Jebol, Warga Desak Pemerintah Tambah Upaya Penanganan Banjir

 

Tanggul Bekasi Rawan Jebol, Warga Desak Pemerintah Tambah Upaya Penanganan Banjir

Sidak Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi terkait Alat Berat Belum Turun Di Babelan | Kdm Tegur Emak-Emak Yang Teriak Minta THR.

Sumber: Kang Dedy Mulyadi Channel



Indramayutardisi.com- Warga di sekitar tanggul Bekasi mengeluhkan kondisi tanggul yang rawan jebol dan mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan pencegahan banjir. Hal ini terungkap dalam kunjungan seorang pejabat ke lokasi tanggul yang berpotensi menyebabkan banjir di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, warga menunjukkan beberapa titik tanggul yang jebol dan mengkhawatirkan. Mereka juga mempertanyakan keberadaan alat berat (ekskavator) yang sebelumnya ada di lokasi untuk pengerukan, namun kini tidak terlihat.

"Kemarin saya kan pernah berkunjung ke sini, tapi ke pinggir kali kan. Iya kali. Iya sana Pak kali kan wilayah 19 nih. Nah kemarin wilayah 20 bapak yang oh Perumahan Bapet. Oh yang di wilayah 20 Jalan iya oh iya ya kemarin saya ke wilayah 20," ujar seorang warga.

Warga juga mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait lambatnya penanganan tanggul, padahal anggaran sudah dialokasikan. "Saya yang enggak ada proyeknya aja bisa ngerahin mesin sampai tujuh, betul? Enggak ada duitnya loh, belum ada alokasinya. Ini yang sudah ada anggarannya," keluh seorang warga.

Pejabat yang hadir berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan tanggul. "Nanti ditanggul Pak, nanti ditanggul. Karena kali limpas Pak sini Pak kalau ini," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa alat berat akan kembali dikerahkan setelah rapat koordinasi dengan Menteri terkait pada hari Senin. "Nanti dilanjut Pak setelah rapat hari Senin Pak dengan Pak Menteri Pak, kan itu proyek Pak proyek," jelasnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mencegah banjir yang lebih parah, terutama menjelang musim hujan. Mereka meminta agar tanggul segera diperbaiki dan pengerukan sungai dilanjutkan untuk memperlancar aliran air.


Editor
Sumarta

Artikel Terkait

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel